Yayasan Kesejahteraan Perumahan Prajurit Departemen Pertahanan (YPPDP) merupakan salah satu bentuk konkret dari kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarga. (Baca sejarah YPPSDP disini).
Awal Sejarah SKKP
Akar dari Yayasan Kesejahteraan Perumahan Prajurit Departemen Pertahanan (YPPDP) itulah maka dibentuklah Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP) ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Prajurit, juga menciptakan sumberdaya dan membangun berbagai program yang bermanfaat untuk Prajurit, Mantan Prajurit serta keluarganya dan Masyarakat umum lainnya.
SKKP adalah lembaga Swasta yang dibentuk untuk membantu program pemerintah sebagai Mitra Badan Gizi Nasional (BGN), untuk mewujudkan Program Makan Gizi Gratis (MGB) bagi peserta Didik dari tingkat Paud, TK, SD, MI, SMP, MTS, SMA, SMK, dan ibu hamil serta ibu menyusui.
Komitmen
Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP) berkomitmen untuk membangun dan mengelola 1000 dapur sehat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Ini adalah bagian dari 5000 dapur sehat Makan Bergizi Gratis (MGB) yang di targetkan pemerintah pada tahun 2025.
SKKP mengandeng beberapa pihak untuk merealisasikan agenda tersebut yaitu para Investor, Penyedia Jaminan (Collateral), Koperasi, Mitra Pengusaha Supliyer bahan makan dan pengusaha produsen peralatan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program dan Agenda
Hal tersebut terungkap dalam acara Rapat pimpinan Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP) bersama stake holder yang berlansung pada hari minggu tanggal 5 Januari 2025, bertempat di Restoran Kopi Aceh Kariim Radio Dalem, Jakarta Selatan.
Dalam rapat tersebut di hadiri Ketua Umum SKKP, Brigjen Pol. (Purn.) Hilman Thaib Mandagi, Pengurus SKKP, Brigjen TNI (Purn.), Dr. Resmanto Widodo Putro, Pembina SKKP, Prof. Adji Hoesodo dan Anwar Sanusi serta Pengurus SKKP DPW Jawa Barat Andri Saputra.
Pada rapat tersebut di hadiri juga oleh mitra kerja antara lain dari kalangan Investor, Mr. Hendra Suhendra dan Ms. Tety Fatonah Hajufa Muhel Tasga Thea, Perbankan BNI dan Mandiri, Konsultan PT. Kuyaindo dan pengusaha produksi pangan sehat.
Pada rapat tersebut di hadiri juga oleh mitra kerja antara lain dari kalangan Investor, Mr. Hendra Suhendra dan Ms. Tety Fatonah Hajufa Muhel Tasga Thea, Perbankan BNI dan Mandiri, Konsultan PT. Kuyaindo dan pengusaha produksi pangan sehat.
Selain itu juga hadir Pejabat dari Badan Gizi Nasional (BGN), Ms. Rona dan Deni Komentas, serta Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke yang juga Pengurus Pusat SKKP.
Acara tersebut berlanjut dengan tanda tangan komitmen kerjasama antara SKKP dengan investor dan Lembaga Penjamin atau pemilik collateral, disaksikan oleh pegurus dan pihak perbankan yang hadir.
Acara tersebut berlanjut dengan tanda tangan komitmen kerjasama antara SKKP dengan investor dan Lembaga Penjamin atau pemilik collateral, disaksikan oleh pegurus dan pihak perbankan yang hadir.
Pihak SKKP diwakili oleh Brigjen Pol. (Purn.) Hilman Thaib Mandagi, Pihak Investor diwakili oleh Mr. Hendra Suhendra dan Ms. Tety Fatonah Hajufa Muhel Tasga Thea dan pemilik Collateral diwakili oleh Mr. Anwar Sanusi.
Dari hasil kesepakatan itu untuk mewujudkan program SKKP diantaranya adalah :
- Pembangunan dan Pengelolaan Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis (MGB) untuk 1000 titik Makan Bergizi Gratis (MBG) secara Nasional.
- Pengadaan Peralatan Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis (MBG) secara Nasional.
- Sebagai Suplayer bahan baku kebutuhan Makan Bergizi Gartis (MBG) disetiap DPD seluruh Indonesia.
- Menciptakan Usaha/Bisnis baru sesuai potensi SKKP DPD di masing-masing daerah.
Sumber : msha.ke/skkpkabkuningan